Archive for January, 2007

29
Jan

Would someone guide me through this absurdity?

Konsultasi Ustadz: Berdakwah Melalui Sarana Cerpen

7 January, 2007

Penanya: Alaik
Dijawab Oleh: Ustadz Abu Saad

Pertanyaan:

Assalammu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz yang dirahmati Allah, Ana mau tanya berhubungan dengan aktifitas
dakwah yang selama ini ana dan kawan-kawan jalankan. Apakah cerpen yang
isinya dari kisah nyata, koran, cerita kawan, keluarga, konflik sosial,
budaya dan lain-lain yang tetap mempunyai nilai-nilai religius termasuk
cerita dusta? Bagaiman hukum dakwah yang menggunakan media cerpen
tersebut? Karena melihat fenomena remaja sekarang, kalau dakwah kami
langsung menggunakan artikel yang bahasanya baku dan kaku serta banyak
ayat-ayat dan hadistnya, mereka akan malas membacanya. Salah satu
alternatif yang kami pilih adalah menggunakan media cerpen yang
bahasanya renyah, gaul, mudah dimengerti, meremaja, ringan dan sudah
akrab dengan bacaan mereka. Kebetulan diantara kami ada beberapa yang
mempunyai bakat dalam bidang sastra tersebut, sayang kalau
disia-siakan, kan bisa mubadzir. Mohon penjelasanya. Syikron, Jazakillah khairon. Wassalammu’alaikum Wr. Wb.

Jawaban Ustadz:

Sebagaimana telah diketahui bahwasanya aktifitas dakwah merupakan
ibadah yang agung dan juga Allah memerintahkan dan menganjurkannya
bahkan menjadikan pelakunya orang yang paling baik ucapannya dan
amalnya.

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (Al-Fushshilat: 33)

Maknanya:
Tidak ada seorang pun yang lebih baik ucapanya dari orang yang menyeru
di jalan Allah, mengamalkan apa yang dia serukan dan terang-terangan
mengatakan bahwasanya dia termasuk orang-orang yang berserah diri. Dan
banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an dan hadist-hadist Nabi shollallahu’alaihiwasallam
yang menjelaskan tentang kewajiban berdakwah dan keutamaannya yang
semua ini menunjukkan bahwa aktifitas dakwah adalah suatu ibadah yang
agung. Maka sebagaimana yang ma’ruf (dikenal -ed) di kalangan ahlul ilmi, suatu ibadah tidaklah diterima di sisi Allah kecuali terkumpul padanya dua syarat:

Syarat pertama:

Ikhlas karena Allah, dengan dalil firman-Nya, yang artinya:

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah
dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang
lurus.”
(Al-Bayyinah: 5)

Dan syarat ke dua:

Sesuai dengan tuntunan dari Nabi shollallahu’alaihiwasallam, dengan dalil sabda Nabi shollallahu’alaihiwasallam yang artinya:

“Barangsiapa beramal denga suatu yang yang tidak ada perintah dari kami maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Bukhori)

dan ini sesuai dengan makna dari firman Allah subhanahuwata’ala:

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya dia menguji kamu, siapa
di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan dia Maha Perkasa lagi Maha
Pengampun.”
(Al-Mulk: 2)

Yang ditafsirkan oleh Fudhail bin Iyadh makna yang lebih baik
amalnya yaitu: yang lebih ikhlas dan lebih tepat dengan tuntunan Nabi.
Maka beranjak dari sini, ketika kita memulai aktifitas dakwah haruslah
kita bertanya, apakah dakwah kita ikhlas karena Allah atau sesuaikah
dakwah kita dengan yang digariskan oleh Nabi kita shollallahu’alaihiwasallam, baik itu kaifiyyah-nya, metodenya atau wasilah-nya/medianya, tempat ini bukan tempat untuk berijtihad dengan mereka-reka kaifiyyah
dakwah, metodenya ataupun medianya, harus sesuai dengan syariat dan
tuntunannya, karena seluruh bagian dari agama kita telah sempurna tanpa
memerlukan lagi tambahan ataupun pengurangan, sehingga dalam masalah kaifiyyah
dakwah, metodenya ataupun medianya itu pun sudah jelas, tidak mungkin
hal ini diserahkan kepada kita untuk mengada-ngadakannya atau
membuat-buatnya, maka ana nasehatkan kepada al-akh untuk kembali
mempelajari kitab-kitab para ulama’ yang menjelaskan tentang masalah
ini secara mendetail seperti kitab karya Syaikh Rabi’ bin Hadi
Al-Madkholi yang berjudul “Manhaj Dakwah Ilallah fihi Al-Hikmah wal Al-Aql” dan juga membekali dirinya dengan Ilmu-ilmu syar’i, karena ini merupakan bekal yang utama dan pertama bagi seorang da’i ilallah,
kalau menghendaki dakwahnya menjadi dakwah yang benar di atas dasar
Al-Kitab dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman generasi salaful-ummah
serta memberikan buah yang berbarokah dan diterima di sisi-Nya. Wallahu a’lam.

http://muslim.or.id/2007/01/07/konsultasi-ustadz-berdakwah-melalui-sarana-cerpen/#more-163

Well, those were taken fully without any change from the website mentioned.Please, please, I really need someone’s advice before tomorrow, and it means I need it so bad. Does anybody want to give any comment on my blog???! This is so urgent!

I really need to know the importance to held such kind of workshop to make short story, especially Islamic short story. And it will be followed by meet and greet with the author herself. There will be two kinds of occasion then, training and sharing with the expert.

Now the big question in my mind is, “Is it really necessary to held the workshop of short story-making”???? Hey, maybe it’s quite too late for me to sigh like this, to be very confused or doubt… I am the coordinator for that occasion, and now I am complaining about the main idea???!!

I am trying to be better all the time, like now. I try to follow what is right, and leave  what’s wrong. So I am afraid of being lost along the way of my searching for truth, searching for Allah’s right way.

22
Jan

What A Nice Holiday!

Alhamdulillah I am reaching my holiday season.. Though it quite hurts when I remember my exams. How bad I was, still, I am enjoying this time.

I’ve scheduled my time until march 5th, my new semester. I will be in Solo until next wed 24th. Next I am going to Jakarta seeing my one and only sister and brother. Then I will have my camp on Feb 1st until 14th. Then I can practise driving the car (pretty shameful I couldn’t drive one). Also playing basketball, searching for a new notebook (made of paper, not laptop!), tiding up my room, and maybe starting my language lesson.

07
Jan

Final Exam and Voluntary Service

Hahaha, there’s no significant correlation between the two phrases in the title… It’s just because I am in the internet cafe while exam (I mean today is the first day of my final exams), and few days before I joined the training of IIWC, an organization concerning to voluntary service.

And now I am looking for a person who can speak France fluently. I am looking for the one who can have a chat or conversation with the one who’s native is France. She really needs someone’s help to cope with the situation and also with her feeling. She is now in Indonesia but can not speak English. So it’s kinda lost in translation. And she will be here for 3 months. Without someone with her who understands her, I don’t know what might happen.

Oh, by the way, she is a mid-term volunteer in Semarang.

Well that’s all, I have to find the person in the university. And the only univ which has France program is only UNNES. And in the whole Central Java, only UNNES and UGM.

Please pray for my (and our) success in the final exams of this semester!

03
Jan

Impressing blogs

Here I am, still I am, the one who always tries to write the blog in English. Pretty fussy, though… This day and also the day after tomorrow and next Monday I will have exams. A bunch of them! Well, so I guess it won’t be an interesting topic for now.
I am impressed that so many people write blogs in the internet, so that I can read their ‘thoughts’. Reading is much more fun than writing my own blog… Besides, I could not make a good one. I once dreamed to be a writer, or author. Well, to be one, I have to read a lot, whatever and whenever.
Since I am an envious person (haha, my own word-too lazy to check the dict), so I envy those people who have the blog and have the thoughts written there.

Next, I am entering my clinical subjects in my next semester. I must get prepared, otherwise I will be a bad doc**r… Yeah, even now I haven’t had my idea for the scientific paper (karya ilmiah-id) to fulfill the requirement to graduate. That was  awful. I really have to open my eyes and ears wider, so that I will be more susceptible to whatever is or happens in this world, so that the ‘problem’ will show up.

I sometimes feel empty, but sometimes I feel so cool inside (fresh or something, I can’t explain in English. Aha, maybe peaceful). I know what makes me feel that way. So I have to do things that will make me feel so cool and peaceful. Well, no offense, but remembering with humbleness that we are Allah’s creature and also doing what is called ibadah is the best thing human can do in the world. Ibadah here can mean as mahdoh or muamalah, whatever as long as it’s intention is just for Allah.

I have my own words this week about love (I make it by myself based on experience, but apparently it has been used before by whoever in the whole world. Maybe the readers (you) also have ever heard of them).
“I am doing this because I love You, and love can only be love when it is shown, given, and shared.”
‘this’ refers to whatever as long as it’s good,
‘You’ refers to who else? The One That Loves Us, More than A Mom could love her child.

Well, I mean, I haven’t been loving The One and Only, until I make myself good at doing good things, at all time.




Archive

On Goodreads

Widget_logo

On Facebook


Darmawati Ayu Indraswari's Facebook profile

Love these

“Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)-nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. 31: 27).

...

"Jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusuk." (QS 2: 45)

...

“Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259)

...

“Waktu itu laksana pedang, jika Anda tidak mempergunakannya maka dia akan memenggal leher Anda sendiri (Ali bin Abi Thalib)”

...

Be true to your heart, cause your heart can tell you no lies. (Stevie Wonder & 98 Degrees' True to Your Heart)