Dengan beranggotakan sepuluh orang koas bulan pertama di bedah, jadilah kami pasukan jaga dingdong alias sehari jaga sehari gak jaga.
Dengan demikian aku mencuekkan banyak teman-temanku, keluargaku di rumah, dan hobi menulisku. Oh, dan hobi tidurku. Oh ternyata yang terakhir masih bisa diselamatkan, karena aku pernah datang terlambat karena tidur panjang! Hina.
Minggu ketiga di stase bedah, aku merasa sudah mengalami banyak hal. Bukan, bukan berarti aku telah belajar banyak. Taulah, aku yang malas ini. Aku hanya melihat lebih banyak hal, menjahit sedikit, dan mengarang-karang jawaban untuk supervisor atas pertanyaan-pertanyaan mereka tentang ilmu bedah.
Banyak cerita di bedah. Ingin hati menuliskannya, namun terlalu lelah, ngantuk, atau sekedar malas.
Secara garis besar,
Bedah digestif: aku tidak mendapatkan apapun di sini. Hanya menyadari bahwa ternyata kejadian kanker saluran cerna cukup banyak. Sebagian besar pasien kanker saluran cerna berusia dewasa atau tua, tapi banyak baik pada laki-laki maupun perempuan…
Bedah plastik: mempesona! Ternyata bagian ini bukan bagian yang semata mengubah yang normal menjadi supranormal. Itu hanya pada bedah plastik kosmetik. Bedah plastik rekonstruksi berarti mengubah yang abnormal menjadi mendekati normal. Sungguh keren! Apa yang tubuh bisa lakukan, dan dibantu dengan tangan-tangan ahli bedah plastik!
Apa yang kulakukan di minggu ini? Aku ikut mengganti balut pasien luka bakar, patah tulang, luka baring.. Aku presentasi dan diskusi dengan para supervisor yang edukatif. Aku ikut visite dan mendengarkan ilmu. Alhamdulillah.
Bedah toraks vaskuler: sungguh aku tidak bisa melupakan saat-saat itu: pada operasi pemasangan katup jantung sintesis (valvuloplasty), jantung yang terpapar dunia luar itu terus berdenyut. Denyutannya teratur, seakan hendak melompat dari kandangnya yaitu rongga dada. Subhanallah. Tak sadar air mataku menetes. Entah kenapa. Begitu agung, jantung itu. Aku cinta jantung.
Aku pun pernah menjadi asisten sebuah operasi bernama AV-shunt. Analogi dari operasi ini adalah menyatukan dua buah pipa supaya alirannya lebih deras dan lumennya lebih besar. Indah!
Jaga UGD: Sejauh ini kegiatan yang paling menyenangkan di bedah adalah jaga UGD. Kita menerima pasien, menanyakan riwayat penyakitnya (anamnesis), kemudian melakukan pemeriksaan fisik. Apabila pasien mengalami luka terbuka, maka kita menjahitnya. Pengelolaan pasien dari awal sampai akhir boleh kita lakukan. Menyenangkan! Terlepas dari kelelahan fisik yang kadang meminta haknya untuk istirahat dan tidur panjang.
Bedah, still more to come!!!



