16
Oct
09

Kemunduran Kronis

Hari ini harus lebih baik dari kemarin, atau kamu akan merugi.

Kalimat itu sungguh sakti. Aku sungguh sebaliknya. Semakin hari semakin buruk. Boleh dibandingkan antara hari ini dan kemarin, atau minggu lalu, atau bulan lalu, atau tahun lalu, atau bertahun-tahun lalu. Rasanya semua memburuk.

Secara fisik aku menggemuk, ototku melunak. Secara mental aku semakin manja, tidak bertanggungjawab, dan malas. Secara keimanan, hm aku tidak berani merasa pernah tinggi atau baik. Secara sosial, temanku belum bertambah secara signifikan. Secara kedewasaan, aku masih saja tergantung pada orang lain untuk membangunkanku. Secara akademis aku semakin malas membaca teksbuk.

Jadi apa yang lebih baik pada diriku saat ini, dibanding masa SMP ku, atau saat aku di asrama ketika SMA, atau bahkan semester awal di kedokteran? Aku banyak melupakan nilai-nilai lama, aku melupakan idealisme. Aku melupakan impian-impian kerenku.. Aku lupa! Aku pelupa!




0 Responses to “Kemunduran Kronis”


  1. No Comments

Leave a Reply




Archive

On Goodreads

Widget_logo

On Facebook


Darmawati Ayu Indraswari's Facebook profile

Love these

“Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)-nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. 31: 27).

...

"Jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusuk." (QS 2: 45)

...

“Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259)

...

“Waktu itu laksana pedang, jika Anda tidak mempergunakannya maka dia akan memenggal leher Anda sendiri (Ali bin Abi Thalib)”

...

Be true to your heart, cause your heart can tell you no lies. (Stevie Wonder & 98 Degrees' True to Your Heart)